Macam-macam Peredaran Darah
Peredaran darah merupakan proses
beredarnya darah dalam tubuh manusia. Peredaran darah pada tuh=buh manusia
tergantung pada 3 sistem yang saling terhubung, yaitu: jantung, pembuluh darah,
dan darah itu sendiri. Seluruh peradaran darah berpusat ke jantung. Begitu
pentingnya peredaran darah pada manusia sehingga membuat manusia menjadi tidak
berdaya apabila terjadi kekurangan darah atau terkena beberapa jenis penyakit
peredaran darah lainnya. Oleh karena itu, menjaga kondisi darah dalam tekanan
yang normal. Di dalam tubuh kita, peredaran darah terbagi menjadi 2, yaitu
peredaran darah besar dan peredaran darah kecil.
·
Berikut ini adalah beberapa penyakit
peredaran darah:
a.
- TROMBUS
Trombus atau thrombus adalah penyakit jantung yang
disebabkan oleh terjadinya gumpalan pada nadi tajuk / arteri coronaria. KOndisi
ini biasanya disebabkan oleh trombus atau pembekuan atau biasa disebabkan oleh
sel kanker, lemak, cairan amnion, gas, bakteri, serta parasit.
- HEMOGLOBINOPATI
Hemoglobinopati adalah suatu penyakit menurun yang
disebabkan gangguan pembentukan hemoglobin. Ini merupakan salah satu jenis
penyakit turunan. Hemoglobin tersusun atas empat rantai globin dan hem
(kombinasi antara besi dan porfirin). Kelainan kuantitas dan kualitas rantai
globin menyebabkan kelainan yang disebut hemoglobinopati
- HIPOTENSI
Hipotensi adalah tekanan darah rendah yang ditandai dengan
nilai sistole/diastole di bawah 100/80 mmHg. Pada penyakit ini, tekanan darah
tidak mencukupi untuk perfusi dan oksigenasi jaringan adekuat. Penyakit
hpotensi bisa berupa hipotensi primer/sekunder yang berupa penurunan curah
jantung, syok hipovolemik, serta penyakit addison atau hipotensi postural
(ortostatik) yang berupa kelenjar adrenal serta syok.
- SKLEROSIS
Sklerosis adalah penyakit yang diakibatkan oleh pengerasan
atau penebalan pembuluh nadi. Pengerasan nadi menimbulkan gangguan kelancaran
aliran darah. Sklerosis dapat terjadi karena terbentuknya endapan lemak yang
disebut atherosklerosis. Sedangkan penebalan pembuluh darah oleh pengkapuran
disebut dengan arteriosklerosis.
- HIPERTENSI
Hipertensi adalah penyakit tekanan darah tinggi. Tekanan
darah normal berkisar antara 120/80 - 130/90. Potensi penyakit hipertensi ini
bisa diturunkan ke anak-cucu. Penyebab dari penyakit hipertensi ini bisa
dikarenakan oleh diet yang tidak tepat, umur, ataupun keturunan. Penyakit ini
bisa dikendalikan dengan mengatur pola makan serta gaya hidup yang sehat. Bila
tidak ditangani dengan baik, penyakit hipertensi ini bisa menyebabkan gagal
ginjal serta pecahnya pembuluh darah di kepala yang terkenal dengan nama
stroke.
Jantung
Sistem
kardiovaskuler merupakan sub sistem sirkulasi yang bertugas mengedarkan darah
ke seluruh tubuh. Selain sistem kardiovaskuler kita juga mengenal sistem
sirkulasi limfatik yang terdiri dari kelenjar limfe, pembuluh limfe dan cairan
limfe.
Sistem
kardiovaskuler bertugas mengedarkan darah ke seluruh tubuh dimana darah
mengandung oksigen dan nutrisi yang diperlukan sel/jaringan untuk metabolisme.
Sistem kardiovaskuler juga membawa sisa metabolisme untuk dibuang melalui
organ-organ eksresi.
- Sistem Peredaran Darah
Sistem
kardiovaskuler mendistribusikan darah ke seluruh tubuh melalui sistem peredaran
darah (sirkulasi darah). Sirkulasi darah terbagi menjadi 2 bagian yaitu
sirkulasi sistemik dan sirkulasi pulmonal.
Sirkulasi
pulmonal atau disebut juga sistem peredaran darah kecil adalah sirkulasi darah
antara jantung dan paru-paru. Darah dari jantung (ventrikel kanan) dialirkan ke
paru-paru melalui arteri pulmonalis. Darah ini banyak mengandung karbondioksida
sebagai sisa metabolisme untuk dibuang melalui paru-paru ke atmosfer.
Selanjutnya darah akan teroksigenasi pada kapiler paru dan kembali ke jantung
(atrium kiri) melalui vena pulmonalis.
Sirkulasi
sistemik atau peredaran darah besar adalah srikulasi darah dari jantung
(ventrikel kiri) ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru). Darah dari ventrikel
kiri dipompakan ke seluruh tubuh melalui aorta, kemudian aorta bercabang-cabang
menjadi arteri-arteri yang lebih kecil yang tersebar ke seluruh tubuh.
Selanjutnya darah dikembalikan ke jantung (atrium kanan) melalui vena cava.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar